Sistem TI Tidak Dipermasalahkan
Sekretaris Jenderal Asosiasi Atletik Asia (AAA) Tigor Tanjung mengatakan, tayangan hasil pertandingan secara langsung di arena (on venue result) ataupun penyiaran hasil pertandingan secara langsung tidak menjadi syarat mutlak dalam standar penilaian Federasi Atletik Internasional (IAAF).
”Bagi kami yang penting adalah sistem elektronik pengukuran dan foto finis ada karena itu standar IAAF,” katanya di arena atletik SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City,
Menurut Tigor, pihaknya tidak mempermasalahkan sistem teknologi informasi (TI) karena hal itu di luar pertandingan. ”Saya tidak paham dengan permasalahan TI yang muncul beberapa waktu terakhir,” katanya menambahkan.
Seperti diberitakan, beberapa pengurus cabang olahraga di Sumatera Selatan menolak PT Maxxima menangani sistem TI di arena atletik, akuatik, dan menembak. Alasannya, sistem PT Maxxima tidak dapat berintegrasi dengan sistem Omega Swiss Timing yang telah dibeli sebelumnya.
PT Maxxima adalah pemenang tender yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menangani sistem TI SEA Games XXVI pada 11 arena. Perusahaan ini berafiliasi dengan sebuah perusahaan asal
Sebelumnya telah digelar pertemuan antara Omega Swiss Timing dan PT Maxxima untuk mencari cara mengintegrasikan kedua sistem di arena akuatik dan atletik. Uji alat untuk memastikan adanya ketidakcocokan kedua sistem belum dapat dilakukan karena perangkat Omega Swiss Timing belum tiba. Menurut rencana, uji alat seharusnya dilakukan pada Jumat (21/10).
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh














